PENDAFTARAN PESERTA
TOYOTA BERANI COBA 2017
SUDAH BERAKHIR.
Terima kasih kepada para peserta yang telah
mengikuti tantangannya.
Lihat para peserta Toyota Berani Coba di halaman
GALLERY dan dukung peserta favoritmu!
Ikuti terus informasi berikutnya di halaman LATEST UPDATE
           
09 OCTOBER
2017
Kejutan Toyota untuk Pemenang Tantangan Toyota Berani Coba

Ketiga pemenang tantangan Toyota Berani Coba mendapatkan kejutan yang menarik. Endro, Lazuardi, dan Sigit berhak mengikuti kegiatan mentoring di Jakarta setelah lolos tahap seleksi 10 besar. Namun, Toyota memberikan lebih dari harapan. “Waktu sampai di Jakarta, tim Toyota menjabarkan jadwal kegiatan kami. Saya kaget karena ternyata banyak sekali yang diberikan. Awalnya saya mengira hanya mendapat satu mentor sesuai bidang saya saja,” cerita Sigit, pemenang yang berani coba mengejar passion jadi sutradara film.

Bedanya dengan hard skill yang merupakan penguasaan keterampilan teknis, soft skill mengajarkan kemampuan non-akademik. Contoh soft skill antara lain integritas, etika kerja, keuletan, kemampuan bersaing, dan masih banyak lagi. Karena itulah sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan mimpi para pemberani, Toyota juga menghadirkan mentoring soft skill yang tidak kalah pentingnya.

Para mentor yang melatih soft skill adalah career coach Rene Suhardono, tokoh industri kreatif Yoris Sebastian, dan para pendidik dari Limitless Campus seperti Razi Thalib, Fajar Anugrah, Febby Intan, dan Ramya Prajna. Beberapa topik yang dibahas antara lain critical thinking, entrepreneur plan, dan market overview. Ilmu yang didapat membuka mata para pemberani untuk belajar keahlian di luar passion mereka. “Saya belum pernah belajar kelas-kelas seperti ini. Senang bisa bertemu banyak orang baru dan belajar ilmu baru seperti strategi berbinis kopi. Luar biasa rasanya. Ini melebihi ekspektasi saya,” kata Lazuardi yang ingin mewujudkan mimpinya jadi barista.

Masing-masing mentor memberi pelajaran yang berbeda. “Kalau dari mas Rene, kami ditekankan untuk mencari objektif dari pekerjaan kami. Yang dicari bukan bukan cuma ‘apa’ tapi juga ‘kenapa’. Sementara dari mas Yoris, kami belajar menggali keunikan dari produk yang kami tawarkan ke publik. Lalu kami saling bertukar pengalaman dengan teman-teman yang ikut kelas Limitless Campus. Banyak perspektif baru yang bisa diambil,” jelas Endro peserta asal Malang yang berani menjadi street saxophonist. Bagi Sigit, soft skill penting dipelajari karena keahlian non teknis punya peran besar dalam proses mewujudkan mimpi. “Saya senang bertemu banyak orang hebat seperti mas Yoris dan mas Rene. Banyak anak muda yang sukses setelah dimentori oleh mereka,” ungkap Sigit.

Berikutnya para pemenang akan diberi latihan hard skill selama 6 hari. Barulah di sini mereka berpisah untuk mengikuti kelas sesuai passion. Dengan mempelajari soft skill sekaligus hard skill, diharapkan para pemenang Toyota Berani Coba tergerak untuk terus mengembangkan potensi masing-masing.

 
RELATED BLOG
17 AUGUST
2017
Bagi kamu yang mengikuti terus update tantangan Toyota Berani Coba, pasti kamu penasaran tentang para peserta yang berhasil masuk 10 besar.     READ MORE
 
26 JULY
2017
Setelah melalui proses seleksi yang ketat oleh tim juri Toyota Berani Coba, kami telah menetapkan 100 peserta yang lolos ke tahap selanjutnya. Berikut daftar nama peserta terpilih     READ MORE
 
SYARAT & KETENTUAN TOYOTA BERANI COBA
FREQUENTLY ASKED QUESTION
PROGRAM TOYOTA BERANI COBA